errr sepertinya cerita yang kemaren ditunda aja deh..diganti ama kata-kata bijak
“ketika lo tersesat di hutan antah berantah, pilih aja satu arah dan telusuri nanti juga bakal ketemu jalan keluarnya”
artinya : kalo lo lagi bingung mau ngapain dan hidup lo lagi ga jelas, kerjain aja satu hal, nanti juga sesuatu yang lo kerjain itu bakal menunjukkan jalan hidup yang lebih baik.
Kita terbiasa menunjuk tanpa melihat
Kita terbiasa melihat tanpa merasa
Kita terbiasa berbincang tanpa mengetahui
kita terbiasa mencela tanpa menyadari
siapakah kamu apakah aku
kamu memang tak lebih baik darinya
kamu pun tak lebih dariku
aku pun tak berbeda
lalu siapa yang lebih
entahlah
entah
semua terasa sama
Saya percaya bahwa dalam hidup semua ada jalannya. Saya tahu bahwa berharap dan berusaha ada batasannya. Saya tahu dalam setiap napas yang kita tarik dan dalam setiap detik yang kita jalani terhampar berbagai kesempatan di depan mata. Saya tahu bahwa masa depan saya bisa berada dimana saja. Ada kesempatan untuk menjadi seorang lawyer, ada pula kesempatan untuk menjadi seorang legal officer. Saya lihat ke lain arah disana terpampang kesempatan untuk mejadi musisi, lihat ke arah lain ada kesempatan untuk menjadi pengusaha ataupun penulis.
Saya tahu dan saya mengerti bahwa saya harus memilih setidaknya satu dari berbagai kesempatan yang ada. Saya butuh pengalaman dan ilmu yang luas. Saya butuh materi yang banyak. Namun semua itu hanya kebutuhan penunjang untuk mencapai tujuan saya. Ya tujuan saya hanya satu, yaitu membanggakan mereka, orang tua saya.
Saya rasa saya tak perlu memberitahu semua orang akan jadi apa saya nanti. Saya bisa jadi apa saja karena setiap kesempatan yang datang akan saya maksimalkan. Saya hidup dengan improvisasi. Bagi saya yang ajeg/statis itu hanya keyakinan. Usaha yang dilakukan tidak mesti tetap pada satu bidang saja. Saya lulus fakultas hukum bukan berarti saya bisa sukses dengan bekerja di bidang hukum juga. Saudara saya yang menunjukkan hal itu. Walaupun ia seorang lulusan pertanian namun ia berhasil sukses sebagai pengusaha dan guru TK!
Saya sangat mencintai Bandung dan saya sangat tertantang dengan Jakarta. Saya juga selalu memimpikan Jogjakarta sebagai pelabuhan terakhir yang akan saya tuju. Namun saya sadar semua mimpi dan hidup saya berawal dari Pekanbaru. Banyak tangan dan cinta yang terulur kepada saya disana. Mungkin saja disana saya akan memulai hidup saya sebagai manusia yang benar-benar mandiri, melewatkan mimpi-mimpi untuk meraih kesuksesan di pulau Jawa, mimpi bersama teman-teman saya Keluarga Butet, Curry, dan lainnya. Entahlah saya pun tak bisa memastikan. Sekarang yang bisa saya pastikan hanyalah saya tak akan diam, saya tak akan terus duduk termenung memikirkan apa yang akan saya lakukan. Selama saya masih benapas dan berpikir apapun bisa saya lakukan.
[Flash 9 is required to listen to audio.]
Gue baru pertama kali nonton penampilan Stars and Rabbit Jumat kemarin. Duo asal Jogja ini sukses bikin gue melongo mulai mereka main hingga selesai. Permainan gitar Adi sang gitaris yang malam itu cuma memainkan gitar folk biasa terlihat sangat keren di mata gue, ditambah raungan suara Elda sang vokalis. Pertama dengar suara Elda gue langsung teringat sama Bjork, soalnya gaya nyanyi mereka sama-sama unik, cuma suaranya emang beda. Coba deh dengerin lagu yang gue share ini. Saran gue setelah mendengar lagu yang gue share ya sebaiknya nonton live performance mereka, gue jamin seru! dan merinding! Stars and Rabbit - Worth It.
Are you coming baby eyes
It takes two to do the ocean
Are you coming baby eyes
It takes two to do the sky
Making scene of fairy tale
was it worthy?
White love in the drawing sand
make it worth it
Are you coming baby eyes
It takes two to do the ocean
Are you coming baby eyes
It takes two to do the sky
I build the high fortress
You take polaroid
I watch the halo moon
You slow down the road
Kita seperti hidup du dunia dalam cermin
Segala sesuatunya terlihat sama
terasa begitu nyata
namun kita tak sadar
bahwa semua itu hanya kebalikannya saja
Kau terdiam terpejam
menanti cahaya datang
Kau tersipu membisu
ketika uluran tangan tiba
namun itu hanyalah kiasan
hanya ada setitik cerah dibalik sejuta kelabu
Kau pun terjatuh membiru
tak lagi percaya kepada mereka
tidak juga kepada dirimu
dirimu sendiri
tapi kau harus tau dan harus mau
Percayalah, Percaya padaku
Karena akulah dirimu
Kala hujan turun
bumi kelabu tanpa cahayanya
Kala hujan turun
manusia bersembunyi dari kilatannya
Kala hujan turun
mereka tumbuh dan berseri lagi
Kala hujan turun
sendu dan syahdu menjadi satu
Hitam, putih, tak ada yang peduli
Deras, rintik, semua terdengar sama
Tak perlu meraba dan menerka
tunggu dan nikmati saja